Perencanaan Pemasangan Lampu Jalan

Lampu jalan sebagai salah satu alat penerangan yang sangat penting. Dimana kita ketahui bahwa penerangan merupakan salah satu kebutuhan manusia untuk mengenali suatu objek secara visual. Hal ini berlaku juga untuk penerangan jalan umum atau lampu PJU led 30 watt yang memang dibuat untuk mempermudah dan membantu manusia khususnya dalam hal melihat objek yang berada di jalan pada suasana gelap atau di waktu malam.

lampu PJU led 30 watt

Lampu jalan sebagai salah satu alat penerangan yang sangat penting. Dimana kita ketahui bahwa penerangan merupakan salah satu kebutuhan manusia untuk mengenali suatu objek secara visual. Hal ini berlaku juga untuk penerangan jalan umum atau lampu PJU led 30 watt yang memang dibuat untuk mempermudah dan membantu manusia khususnya dalam hal melihat objek yang berada di jalan pada suasana gelap atau di waktu malam.

Pada dasarnya penerangan jalan umum memiliki 3 fungsi utama yakni sebagai keamanan, fungsi ekonomi serta fungsi estetika. Coba Anda bayangkan saja jika suatu kota tidak memiliki penerangan jalan yang memadai, maka kota tersebut bagaikan kota mati dan dimungkinkan pula akan terjadi banyak tindak kejahatan, kecelakaan khususnya di malam hari. Suatu kota atau bahkan wilayah kecil, akan sangat nyaman dan tenang dilihat jika memiliki penerangan yang memadai. Sehingga penerangan tersebut memang tidak dipungkiri dapat menjadi salah satu factor yang mampu mengangkat wajah kota menjadi lebih baik, indah dan cantik.

PJU menjadi salah satu program infrastruktur perkotaan yang sangat diperlukan terutama di jalan-jalan umum. Dalam melaksanakan pembangunan lampu PJU (Penerangan Jalan Umum) tersebut maka hal yang harus diperhatikan adalah efisiensi tinggi, penerangan cukup kuat serta biaya operasional yang hemat. Salah satu cara merealisasikan tujuan perencanaan pemasangan lampu PJU tersebut adalah dengan memilih jenis lampu, tiang lampu yang tepat dan disesuaikan dengan kebutuhan jalan.

Berikut beberapa dasar perencanaan yang perlu Anda perhatikan dalam pemasangan lampu jalan umum, diantaranya :

  • Volume lalu lintas di jalan yang akan dipasangi lampu, baik intervensi kendaraan atau pun pejalanan kaki.
  • Sesuaikan geometric jalan (elemen horizontal atau vertical).
  • Tipikal situasi jalan, persimpangan jalan dan potongan melintang.
  • Tekstur dan jenis perkerasan yang mampu mempengaruhi pantulan dari cahaya yang akan dihasilkan oleh lampu penerangan.
  • Tingkat kebutuhan, biaya baik operasional atau pemeliharaan.
  • Pemilihan jenis serta kualitas dari sumber cahaya atau lampu yang akan digunakan.
  • Data kecelakaan dan data kerawanan kejahatan di lokasi, sebagai pertimbangan pemilihan pencahayaan yang tepat.
  • Rencana jangka panjang pengembangan daerah atau jalan di sekitarnya.

Selain itu beberapa tempat yang umumnya memerlukan perhatian khusus dalam perencanaan pemasangan lampu penerangan jalan umum, diantaranya :

  • Lebar daerah jalan dengan beberapa variasi di dalam satu ruas jalan.
  • Tempat-tempat yang memiliki lengkungan horizontal atau tikungan tajam.
  • Tempat yang luas, missal lapangan, tempat parker, jalan persimpangan, interchange dan lain-lain.
  • Jalan-jalan dengan banyak pohon.
  • Jalan di area tanah kosong yang cukup luas, seperti persawahan, perkebunan dan semacamnya.
  • Jalan dengan nilai sejarah atau jalan yang memiliki nilai estetis.
  • Jalan dengan lebar median sempit, utamanya pemasangan lampu yang diarahkan di bagian median.
  • Jembatan panjang/sempit, jalan bawah tanah, jalan layang.

Nah itulah tadi beberapa hal yang bisa Anda perhatikan sebagai salah satu modal dasar perencanaan pemasangan lampu jalan umum. Semoga informasi yang kami sampaikan dapat bermanfaat dan menambah wawasan para pembaca sekalian.

Comments

No Comments

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

admin
Recent posts